• Profil
  • Pesantren Cendekia Amanah
  • Profil
  • Berita
  • Artikel
    • Opini
    • Jurnal
    • Khutbah
  • Yayasan
    • Baitul Maal Wat Tamwil (BMT) Wakaf
      • Galeri Peluncuran BMT Wakaf
      • Latar Belakang BMT Wakaf
      • Wakaf Uang Produktif
    • Pesantren Cendekia Amanah
      • Anggaran Biaya
      • Rencana Pembangunan Pesantren
      • Visi dan Misi
    • Program Berantas Buta Al Qur’an
      • Fakta di Indonesia
      • Metode Mama Papa
      • Program Tujuan BBQ
  • Download
    • Buku Cholil
    • Buku Waqaf
  • Video
    • Ceramah
    • Pengajian Fiqih
    • Quote
  • Konsultasi
No Result
View All Result
Cholil Nafis
No Result
View All Result
  • Profil
  • Berita
  • Artikel
  • Yayasan
  • Download
  • Video
  • Konsultasi
Home Konsultasi Hukum Islam

Konsultasi: Bersentuhan dengan Suami Apakah Membatalkan Wudhu?

admin1 by admin1
December 6, 2018
in Konsultasi Hukum Islam
0
0
SHARES
16
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Pertanyaan :

Ustadz, sebagai bakti saya pada suami, kalau kami selesai salat jamaah di rumah bersama suami saya cium tangannya. Yang jadi pertanyaan, batalkah wudu saya? Apa boleh setelah itu salat sunnah?

Ibu Yuni
Kertajaya Surabaya

Related Posts

Konsultasi : Bolehkah Bayar Zakat Fitrah dengan Uang?

Konsultasi: Wanita Penghafal Al-Qur’an dan Haid

Ketua MUI Pusat: Adzan Untuk Jihad?

Hukum dan Tradisi Malam Nisfu Sya’ban

Jawaban :

Ibu Yuni yang saya hormati, komunikasi yang baik dalam kehidupan suami isteri akan menjadikan keluarga bahagia, sakinah, mawaddah wa rahmah. Salah satu media komunikasi keluarga adalah shalat jamaah bersama anggota keluarga di rumah. Maka dari itu sempatkanlah salat berjamaah bersama anak dan isteri dalam kehidupan rumah tangga, jika tidak sempat berjamaah di masjid terdekat.

Ibu Yuni, salat itu sah kalau wudunya sah, karena di antara syarat sahnya salat adalah harus punya wudu. Satu wudu bisa digunakan untuk beberapa salat, baik salat wajib atau sunnah selama belum batal wudunya. Adapun di antara yang membatalkan wudu yaitu bersentuhannya antara kulit seorang laki dan perempuan yang bukan mahramnya. Hal ini berdasarkan firman Allah surat al-Nisa’ ayat 43. ”… atau kamu telah menyentuh perempuan…” ( au lâ mastum an-nisâ’).

Namun apakah sekedar bersentuhan, wudunya sudah batal? Para ulama’ berbeda pendapat:

  1. Imam Abu Hanifah; Menyentuh (al-lams) itu maksudnya aljima’ (bersetubuh), jadi wudu itu batal kalau sampai bersetubuh antara laki dan perempuan, kalau sekedar kulit ketemu kulit walaupun syahwat tidak batal wudunya.
  2. Imam Maliki dan Hanbali: al-lams maksudnya menyentuhnya seorang lelaki terhadap kulit perempuan atau sebaliknya yang dibarengi dengan syahwat. Kalau tidak syahwat maka tidak batal.
  3. Imam Syafi’i ; al-lams itu sekedar bertemunya kulit lelaki dengan kulit perempuan yang bukan mahram dan tanpa penghalang walaupun tidak syahwat sudah batal wudunya. (al-Fiqh al-Islami wa Adillatuh : 1/243)

Ibu Yuni yang dimuliakan Allah, kalau Ibu setelah salat bermakmum ke suaminya lalu mencium tangan dan bersentuhan kulit tangan Ibu dengan tangan suami tanpa penghalang kalau mau salat sunnah atau wajib lagi sebaiknya wudu lagi saja, karena sebagai sikap lebih hati-hati dan mengikuti kaidah fiqhiyah ‘al-khuruj min al-khilâf mustahabbun’ (keluar dari perbedaan ulama itu sangat dianjurkan). Wallâh a’lam bi al-showâb.

Tags: FikihKeluargaKonsultasi Hukum IslamWudhu

Popular Posts

Artikel

KHUTBAH IDUL FITRI 1445 H : MEMBANGUN UKHUWAHSPIRIT RAMADHAN UNTUK MEMBANGUN UKHUWAH

by admin1
April 9, 2024
0

Oleh : KH. M. Cholil Nafis, Lc., Ph.D الخطبةالأولى لعيد الفطر          الله ُأَكْبَرُ – الله ُأَكْبَرُ – الله ُأَكْبَرُ...

Read more

KHUTBAH IDUL FITRI 1445 H : MEMBANGUN UKHUWAHSPIRIT RAMADHAN UNTUK MEMBANGUN UKHUWAH

Buku Baru : Inovasi Produk Pegadaian Syariah

Baznas Beri Penghargaan Kiai Cholil Nafis : “Ulama Penggerak Zakat Nasional”

Kiai Cholil Beberkan Penistaan Agama oleh Panji Gumilang di PN Indramayu

Ketua MUI Pusat | Jangan Sampai Masayatakat Indonesia Ada yang Tak Memilih

Perubahan Iklim Siapa yang Bertanggung Jawab?

Load More

[mc4wp_form id="274"]


Popular Posts

Kitab Tauhid : Terjemah Qomi al-Thughyan Karya Syekh Muhammad Nawawi bin Umar Banten

by admin1
June 20, 2019
0

Berjuang di Jalan Allah

by admin1
June 18, 2019
0

Kitab Muhammad Ali al Shabuni : al Nubuwwa wa al Anbiya’

by admin1
June 18, 2019
0

Cholil Nafis

Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat untuk manusia lainnya

© 2026 CholilNafis.com - Tim IT Cendekia Amanah.

No Result
View All Result
  • Profil
  • Berita
  • Artikel
    • Opini
    • Jurnal
    • Khutbah
  • Yayasan
    • Baitul Maal Wat Tamwil (BMT) Wakaf
      • Galeri Peluncuran BMT Wakaf
      • Latar Belakang BMT Wakaf
      • Wakaf Uang Produktif
    • Pesantren Cendekia Amanah
      • Anggaran Biaya
      • Rencana Pembangunan Pesantren
      • Visi dan Misi
    • Program Berantas Buta Al Qur’an
      • Fakta di Indonesia
      • Metode Mama Papa
      • Program Tujuan BBQ
  • Download
    • Buku Cholil
    • Buku Waqaf
  • Video
    • Ceramah
    • Pengajian Fiqih
    • Quote
  • Konsultasi

© 2024 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.